QUIS PRA UTS MANAJEMEN KEPERAWATAN

Berikut adalah tugas individu untuk mata kuliah manajemen keperawatan untuk mahasiswa S1 keperawatan di STIKes Bina Generasi semester 6.

Mohon baca ketentuan menjawab sebelum menjabab soal ini!!!

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang berada pada posisi ujung tombak pelayanan kesehatan dan merupakan komposisi yang cukup besar sebanyak 40 persen dari semua kategori tenaga kesehatan. Dibandingkan dengan tenaga kesehatan lain, perawat mempunyai kesempatan paling banyak kontak langsung dengan pasien. Dalam pelaksanaan peran dan fungsinya seringkali perawat tidak bisa optimal. Maka dibutuhkan metode-metode manajemen keperawatan yang tepat dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan pada klien.

Setelah minggu kemarin belajar beberapa metode dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit, berikut adalah salah satu contoh metode yang tepat digunakan pada ruangan perawatan apabila dalam ruangan tersebut terdapat 4 Perawat berlatar pendidikan S1 termasuk kepala ruangan, 7 perawat berpendidikan D3 keperawatan, dan 2 orang pegawai administrasi dan 1 oang petugas kebersihan berpendidikan sederajat sma.

Ruangan perawatan tersebut memiliki kapasitas tempat tidur 20 dengan jumlah pasien yang rata-rata setiap harinya mengisi 90% tempat tidur yang tersedia, ruangan ini hanya digunakan untuk pasien dengan kondisi tertentu yaitu pasien post operasi/bedah ringan. Rata-rata pasien datang dalam keadaan umum penurunan kesadaran akibat anestesi namun dalam beberapa hari pasien dengan KU baik sudah boleh pulang untuk perawatan jalan saja.

Karena merupakan rumah sakit swasta maka Kelengkapan alat dan barang habis pakai di ruangan ini sudah mencukupi dengan kondisi ruangan yang cukup bersih dan tenang, akan tetapi ruangan ini belum di dukung dengan ruang pertemuan/konfrensi untuk perawat.

Pertanyaannya:

1. Metode apakah yang paling cocok dan ideal untuk digunakan pada ruangan tersebut?

2. Berikan penjelasan alasannya anda memilih metode tersebut secara lengkap dan jelas?

3. Apa keuntungan dan kerugian dari metode tersebut?

Ketentuan Menjawab:

1. Jawab langsung Pada kolom komentar

2. Masukan NAMA dan NPM sebelum menjawab

3. setiap siswa hanya satukali menjawab, dan minimal panjang jawaban 10 baris atau 100 kata

4. Jawaban merupakan nilai tugas individu dan diterima paling lambat 30 April 2010 pukul 24.00

5. Jawaban tidak boleh copy paste dari jawaban sebelumnya.

6. Yang tidak menjawab quiz pra UTS ini tidak di perkenankan mengikuti UTS.


QUIZ DITUTUP !!!

67 Tanggapan

  1. METODE FUNGSIONAL

    KARENA METODE FUNGSIONAL ADALAH PENGORGANISASIAN TUGAS PELAYANAN KEPERAWATAN YANG DIDASARKAN KEPADA PEMBAGIAN TUGAS MENURUT JENIS PEKERJAAN YANG DILAKUKAN. DAN MEMILIKI STURUKTUR SEBAGAI BERIKUT:
    KEPALA RUANGAN,
    PERAWAT STAF,
    PERAWAT PELAKSANA,
    PEMBANTU PERAWAT,
    TENAGA ADMINISTRASI RUANGAN.

    KEUNTUNGAN YAITU:
    SEDERHANA, EFISIEN, PERAWAT TERAMPIL UNTUK TUGAS ATAU PEKERJAAN TERTENTU, MUDAH MEMPEROLEH KEPUASAN KERJA BAGI PERAWAT SETELAH SELESAI TUGAS, KEKURANGAN TENAGA AHLI DAPAT DIGANTI DENGAN TENAGA YANG KURANG BERPENGALAMAN UNTUK SATU TUGAS YANG SEDERHANA, MEMUDAHKAN KEPALA RUANGAN UNTUK MENGAWASI STAF ATAU PESERTA DIDIK YANG PRAKTEK UNTUK KETERAMPILAN TERTENTU.

    KERUGIAN YAITU:
    PASIEN MENDAPAT BANYAK PERAWAT,
    KEBUTUHAN PASIEN SECARA INDIVIDU SERING TERABAIKAN,
    PELAYANAN PASIEN SECARA INDIVUDU SERING TERABAIKAN,
    PELAYANAN TERPUTUS-PUTUS,
    KEPUASAN KERJA KESELURUHAN SULIT TERCAPAI.

  2. 1. metode fungsional

    2. karena metode fungsional ini menggunakan semua
    perawat yang ada baik itu kpala ruangan, staf pelaksna dan pembatu perawat serta dibantu oleh tenaga administrasi. berdasarkan pertanyaan yang dimn pada ruangan tersebut memiliki beberapa perawat dari s1 dan d3, dan adapula petugas kebersihan.yang menjadi pembantu perawat diruangan itu, serta tenaga administrasi yang ikut terlibat dalam metode fungsional ini. sangat berkait karena fungsional ini memfungsi segala sarana dan prasarana yang ada. jika menggunakan metode lain sangatlah tidak berkisinambungan. jadi ya
    ng paling tepat dalam penggunaan metode kasus yang ada, adalah metode fungsional.

    3. Keuntungan
    – Perawat terampil untuk tugas /pekerjaan tertentu.
    – Mudah memperoleh kepuasan kerja bagi perawat setelah selesai tugas.
    – Kekurangan tenaga yang ahli dapat diganti dengan tenaga yang kurang berpengalaman untuk satu tugas yang sederhana.
    Kerugian
    Kerugian
    – Pelayanan keperawatan terpilah-pilah atau total sehingga proses keperawatan sulit dilakukan.
    – Apabila pekerjaan selesai cenderung meninggalkan klien dan melakukan tugas non keperawatan.
    – Kepuasan kerja keseluruhan sulit dicapai dan sulit diidentifikasi kontribusinya terhadap pelayanan.

  3. – metode kasus
    – sebab metode kasus merupakan metode paling awal dimana metode ini memiliki jumlah perawat lebih kecil dibanding dengan jumlah pasien. dimana seorang perawat bertanggung jawab untuk memberikan perawatan pada sejumlah pasien dalam jumlah 8 atau 12 jam setiap Shifnya. metode kasus ini dikatakan sebagai suatu pengorganisasian pelayanan atau asuhan keperawatan untuk 1 atau beberapa klien oleh suatu orang perawat pada saat bertugas atau selama periode tertentu sampai klien pulang
    – kelebihan : perawat lebih memahami kasus per kasus, sistemevaluasi dari manajerial menjadi lebih mudah dan kebutuhan pasien menjadi lebih mudah.
    – kekurangan : membutuhkan banyak tenaga, beban kerja perawat tinggi, pendelegasian perawatan klien hanya sebagian selama perawat penanggung jawab klien bertugas dan belum dapatnya diidentifikasi perawat penanggung jawab.

  4. 1. metode fungsional
    2. seperti yang dijelasakan bahwa Metode Fugsional
    Yaitu pengorganisasian tugas pelayanan keperawatan yang didasarkan kepada pembagian tugas menurut jenis pekerjaan yang dilakukan. Contoh : Perawat A tugasnya menyuntik, perawat B tugasnya mengukur suhu badan klien.
    Seorang perawat dapat melakukan dua jenis tugas atau lebih untuk semua klien yang ada di unit tersebut. Kepala ruangan bertanggung jawab dalam pembagian tugas tersebut dan menerima laporan tentang semua klien serta menjawab semua pertanyaan tentang klien.
    dilihat dari jumlah pasien pada kasus ini sangat banyak dan jumlah perawat yang tidak banyak sehingga penggunaan metode alkasi pasien ini sangat pas.
    3. Keuntungan
    – Perawat terampil untuk tugas /pekerjaan tertentu.
    – Mudah memperoleh kepuasan kerja bagi perawat setelah selesai tugas.
    – Kekurangan tenaga yang ahli dapat diganti dengan tenaga yang kurang berpengalaman untuk satu tugas yang sederhana.
    – Memudahkan kepala ruangan untuk mengawasi staf atau peserta didik yang praktek untuk ketrampilan tertentu.

    Kerugian
    – Pelayanan keperawatan terpilah-pilah atau total sehingga proses keperawatan sulit dilakukan.
    – Apabila pekerjaan selesai cenderung meninggalkan klien dan melakukan tugas non keperawatan.
    – Kepuasan kerja keseluruhan sulit dicapai dan sulit diidentifikasi kontribusinya terhadap pelayanan.
    – Perawat hanya melihat asuhan keperawatan sebagai keterampilan saja.

  5. nama :muhammad nur
    nim:31500507026

    menurut saya metode yang digunakan yaitu metode fungsional,karna pengorganisasian yang digunakan petugas didalamnya berdasarkan pelayanan keperawatan yang berbasis kepada pembagian tugas menurut jenis pekerjaan yang dilakukannya.
    *keuntungan :
    -• Perawat terampil untuk tugas /pekerjaan tertentu.
    • Mudah memperoleh kepuasan kerja bagi perawat setelah selesai tugas.
    • Kekurangan tenaga yang ahli dapat diganti dengan tenaga yang kurang berpengalaman untuk satu tugas yang sederhana.
    *kerugian :
    -• Pelayanan keperawatan terpilah-pilah atau total sehingga proses keperawatan sulit dilakukan.
    • Apabila pekerjaan selesai cenderung meninggalkan klien dan melakukan tugas non keperawatan.

  6. 1.Metode Kasus

    2.Sebab metode kasus ini jumlah tenaga keperawatan dan seorang perawat bertanggung jawab selama 8-12jam selama pasien berdasarkan kasusnya

    3. a). Kelebihan metode kasus :
    – Perawat lebih memahami kasus perkasus
    – Sistem evaluasi dari manajerial menjadi lebih mudah
    – kebutuhan pasien terpenuhi
    – pasien merasa puas masalah pasien dapat dipahami oleh perawat.
    – Kepuasan tugas secara keseluruhan dapat dicapai
    b).Kekurangan metode kasus:
    – Kemampuan tenaga perawat pelaksana dan siswa perawat yang terbatas,sehingga tidak mampu memberikan asuhan secara menyeluruh.
    – Membutuhkan tenaga banyak.
    -Beban kerja tingi terutama jika jumlah klien banyak sehingga tugas rutin yang sederhana teerlewatkan.
    – Pendelegasian perawatan klien hanya sebagian selama perawat penanggungjawab klien bertugas.
    – Belum dapatnya diidentifikasikan perawat penanggung jawqab.
    – Perlu tenaga yang cukup banyak dan mempunyai kemampuan dasar yang sama.

  7. nama :muh.Fahruddin.S
    nim : 31500507033

    Metode yang paling cocok dan ideal untuk digunakan pada ruangan tersebut adalah metode Tim.Sebab
    dalam Pembentukan tim ,dilakukan penentuan kedudukan masing-masing anggota (siapa yang menjadi ketua atau anggota). Interaksi yang terjadi suatu saat akan memunculkan perbedaan antara individu satu dengan lainnya sehingga timbul perpecahan (konflik).Namun Perpecahan yang terjadi bisanya bersifat sementara karena kesadaran arti pentingnya kelompok tersebut, sehingga anggota kelompok berusaha menyesuaikan diri demi kepentingan bersama. .
    *Adapun keuntungannya adalah:

    •• Keterbukaan antar anggota tim untuk memberi dan menerima informasi & pendapat anggota yang lain.
    • Kemauan anggota tim untuk mendahulukan kepentingan timnya dengan menekan kepentingan pribadi demi tercapainya tujuan tim.
    • Adapun kekurangannya adalah:
    Kelemahan pada tim bisa disebabkan karena waktu penugasan, tempat atau jarak anggota tim yang berjauhan yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas pertemuan.

  8. NAMA : PARIANTO
    NIM : 31500507031
    1. metode Primer
    2. jadi metode yang paling cocok menurut saya adalah metode primer karena metode primer adalah metode yang merupakan pengorganisasian pelayanan atau asuhan keperawatan yang dilakukan oleh seorang perawat primer. yang bertanggung jawab dalam asuhan keperawatan selama 24 jam.
    disini 4 orang perawat S1 yang semuanya bertugas atau dinas pada pagi hari dinas, tiga dari 4 perawata S1 di sisni bertanggung jawab apabila ada perawata primer utama libur atau cuti. maka tanggung jawab di serahkan pada teman kerjanya yang satu level atau satu tingkat, kemudian perawat D3 yang 7 orang dan 2 orang perawat administrasi membantu dalam penyelesaian tugas atau intervensi pada asuhan keperawatan.
    3. keuntungan dan kerugian
    – keuntungannya
    a. memungkinkan penerapan proses keperawatan
    b. memberikan kepuasan kerja bagi perawat
    c. lebih mencerminkan otonomi
    d. menurunkan dana keperawatan
    e. model praktek perawatan propesional dapat dilakukan atau di terapkan
    – kerugiannya
    a. hanya dapat dilakukan oleh perawat propesional
    b. perawat harus mampu mengimbangi kemajuan teknologi kesehatan atau kedokteran
    c. perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan
    d. masalah komunikasi

  9. ERMA ERVIANA
    31500507091/Keperawatan A
    1. Metode primer
    2. Alasannya adalah metode primer ini merupakan pengelolaan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat primer yang memiliki latar belakang S1 Keperawatan yang bertanggung jawab selam 24 jam terhadap asuhan perawatan pasien sema masuk rumah sakit sampai keluar dari rumah sakit.Pada ketenagaan metode primer ini perawat profesional bisa dibantu oleh perawat profesional lain maupun non profesional. Perawat primer ini tidak diharuskan berada dalam ruangan jaga selam 24 jam maka dari itu selama perawat primer ini tidak di tempat maka pembantu perawat primer ini bertugas untuk melanjutkan intervensi dari perawat primer tetapi tanggung jawab asuhan keperawatan klien tetap ada pada perawat primer ini.
    3. Keuntungannya adalah model praktek perawat profesional dapat diterapkan, memberikan kepuasan kerja kepada perawat, memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima asuhan keperawatan, menurunkan dana perawatan
    Kerugiannya adalah hanya dapat dilakukan oleh perawat profesional, perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan, masalah komunikasi.

  10. Nama : Ramlah
    NPM : 31500507011

    1. Metode Fungsional
    2. Alasan saya memilih metode fungsional karena hanya ada satu metode yang mempunyai struktur yang sesuai dengan pertanyaan dimana struktur itu terdiri atas Kepala ruangan, perawat staf,perawat pelaksana, pembantu perawat, Tenaga Administrasi Ruangan dan pasien/klien. Metode ini dilaksanakan oleh perawat dalam pelaksanaan Asuhan Keperawatan yang didasarkan pada orientasi tugas yang jelas perawat banyak kontak langsung dengan pasien.
    3. Kelebihan dan kekurangan dari metode ini adalah sbb:
    a. Keuntungan Metode Fungsional terdiri atas:
    – Perawat senior menyibukkan diri dengan tugas sebagai manajerial
    – Perawat pasien diserahkan kepada perawat junior atau yang belum berpengalaman atau profesional
    – metode ini lebih menekankan efisiensi dari pembagian tugas yang jelas dan pengawasan yang baik
    – lebih sederhana dan efisien
    b. Kekurangan Metode Fungsional terdiri atas:
    – Kurang memberikan kepuasan pada pasien maupun perawat
    – Tidak dapat menerapkan proses keperawatan akibat dari pelayanan keperawatan yang terputus-putus
    – Persepsi perawat cenderung kepada tindakan yang berkaitan dengan keterampilan saja
    – Kebutuhan maupun pelayanan klien secara individu sering terabaikan serta pelayanan yang diberikan terputus-putus.

  11. ASMA AZIS
    31500507008
    1. Metode Primer
    2. Alasnnya adalah karena metode penugasan pengorganisasian pelayanan atau asuhan keperawatan dimana satu orang perawat bertanggunga jawab penuh terhadap asuhan keperawatan pasien mulai dari masuk sampai keluar dari rumah sakit.Metode primer ini ditandai dengan adanya keterkaitan kuat dan terus menerus antara pasien dan perawat yang ditugaskan. Apabila perawat primer libur atau cuti tanggung jawab dalam asuhan keperawan klien diserahkan pada teman kerjanya yang satu level atau satu tingkat pengalamnnya.
    3. Keuntungan : model praktek keperawatan profesional dapt dilakukan, memungkinkan asuhan keperawatan yang komprehensif dengan pertanggung jawaban yang jelas, memungkinkan penerapan proses keperawatan, memberikan kepuasan kerja bagi perawat, menurunkan dana perawatan.
    Kerugian : hanya dapat dilakukan oleh perawat profesional, pertawat harus mampu mengimbangi kemajuan tekhnologi kesehatan, perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan, masalah komunikasi.

  12. IRMA
    31500507021
    1.metode primer
    2. setelah melihat kasus yang ada, sudah jelas bahwa metode yang digunakan adalah metode primer. dimana metode ini meerupakan mrtode yang menerapkan model praktek keperawatan profesional. dan asuhan keperawatan yang diberikan konprehensif dan bertanggung jawab yang jelas dan memberikan kepuasan bagi klien dan keluarganya. ini dilihat dari kasus bahwa “ruangan tersebut untuk pasien tertentu yaitu pasien post operasi bdan rata;rata pasien yang datang dlm keadaan penurunan kesadaran dan pulang dengan KU yg baik”. kemudian dilihat dari kerugian metode ini yaitu masalah komunikasi krn ruangan ini belum didukung dengan ruangan pertemuan atau konprensi untuk perawat.
    3. kelebihan dan kerugian
    kelebihan: model praktek keperawatan profesional dapat dilakukan tau diterapkan, memungkinkan penerapan proses kep., memberikan kepuasan kerja bagi perawat, memberikan kepuasa bagi klien dan keluarga menerima asuhan kep., lebih mencerminkan otonomi, menurunkan dana perawatan
    kerugian: hanya dapat dilakukan oleh perawat profesional, perawat harus mampu mengimbangi kemajuan tehknologi kesehatan/kedokteran, perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan, masalah komunikasi

  13. RASNAWATI
    31500507017
    1. metode primer
    2. karena metode primer merupakan metode penugasan dimana satu orang perawat bertanggungjawab penuh selama 24 jam terhadap asuhan keperrawatan pasien, muai dari pasien masuk sampai keluar rumah sakit. mendorong praktek kemandirian perawat, ada kejelasan antara sipembuat rencana asuhan dan pelaksana, metode primer ini ditandai dengan adanya keterkaitan kuat dan terus menurus antara pasien dan perawat yang ditugaskan untuk merencakan, melakukan dan koordinasi keperawatan kepada pasien.
    3. kelebihan dan kekurangan
    kelebihan: model praktek keperawatan profesional dapat dilakukan atau diterapkan, memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima asuhan keperawatan, lebih mencerminkan otonomi, menurunkan dana perawatan
    kekurangan: hanya dapat dilakukan oleh perawat profesional, perawat harus mampu mengimbagi kemajuan tehknologi kesehatan/kedokteran, perawat anggota dapat merasa kehilngan kewenangan, masalah komunikasi

  14. Nama: SANTRIANA
    Nim: 31500507034

    1. Metode Tim.
    2. Menurut saya, metode yang paling tepat digunakan pada ruangan tersebut adalah metode tim. Karena dalam hal ini metode tim merupakan pemberi asuhan keperawatan terhadap sekelompok pasien dimana perawat pada ruangan ini terbagi menjadi 2-3 tim yang terdiri dari tenaga profesional, teknikal, dan pembantu dalam satu grup yang saling membantu.
    3. Keuntungan dan kerugian:
    – Keuntungan
    a) memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh
    b) mendukung pelaksanaan proses keperawatan
    c) memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    – Kerugian
    a) Komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk konferensi tim yang biasanya membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk.

  15. Nama :hasim
    kep:A
    Npm:31500507038
    1.metode primer
    2.model keperawatan primer karna pada kasus di atas tesediaketenagaan perawat yang berlatar belakang S1.keperawatan di mana.di mana metode primer ini merupakan pelayanan asuhan keperawatan yang di lakukan oleh perawat primer yang mempunyai latar belakang s1.keperawatan yang bertanggun jawab selama 24 jam terhadap klien yang menjadi tanggun jawabnya mulai dari masuk rumah sakit sampai keluar rumah sakit.dan perawat primer ini memiliki asisten perawat yang terdiri dari perawat propesional dan propesional
    3.Keuntungan dari metode primer
    -model praktek keperawatan propesional dapat di lakukan atau di terapkan
    -mementingkan asuhan keperawatan yang komprehensif dengan pertanggungjawabanya yang jelas
    -memungkinkan penerapan proses keperawatan
    -memberikan kepuasan kerja bagi perawat
    -memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima asuhan keperawatan
    -lebih mencerminkan otonomi
    -menurungkan dana perawatan.

    Kerugian:
    -hanya dapat di lakukan perawat propesional
    -biaya relatif tinggi di bandingkan di bandingkan metode lain karena lebih banyak menggunakan perawat propesional
    -perawat harus mampu mengimbangi kemajuan teknologi kesehatan/kedokteran
    -perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan
    -masala komunikasi

  16. hapipah
    31500507013
    1. metode primer
    2. alasan: alasan saya memilih metode primer karena sesuai dengan pertanyaan yang bapak berikan yaitu dalam ruangan tersebut dikepalai oleh perawat profesional dan dibantu oleh beberapa perawat sederajat D3, pegawai administrasi dan petugas kebersihan, dalam metode primer tugas yang diberikan sesuai dengan tingkat pendidikan yang dimiliki serta dalam soal tersebut rumah sakitnya termasuk rumah sakit swasta dapat dihubungkan dalam metode primer yaitu biaya yang di gunakan relatif lebih tinggi dari metode lain karena lebih banyak menggunakan perawat profesional
    3.- keuntungannya
    a)model keperawatan profesional dapat dilakukan atau diterapkan
    b)memungkinkan penerapan proses keperawatan
    c)memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima asuhan keperawatan
    d)memungkinkan asuhan keperawatan yang komprehensip dengan pertanggungjawaban yang jelas
    – Kerugian
    a)hnya dapat dilakukan oleh perawat profesional
    b) biaya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan metode lain karena lebih banyak menggunakan perawat profesional,
    d) perawat harus mampu mengimbangi kemajuan tehnologi kesehatan atau kedokteran,
    e)perawat anggota dapat merasa kehilangna kewenangan

  17. WAHYUNI ILHAM
    31500507015
    1. METODE PRIMER
    2.Metode yang paling cocok digunakan pada ruangan tersebut yaitu metode primer karena metode primer merupakan satu metode yang mengorganisasikan pelayanan ASKEP yang dilakukan oleh satu orang yang pastinya merawat perawat profesional yang bertanggung jawab selama 24 jam adapun pekerjaan yang dilakukan oleh kepala ruangan dapat digantikan oleh perawat lain dengan catatan setaraf dengan yang digantikan.Adapun medel praktek keperawatan profesional merupakan suatu sistem (struktur proses dan nilai nilai profesional)
    3.Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah;
    Kelebihannya yaitu;
    -Model praktek keperawatan profesional dapat dilakukan atau diterapkan
    -Memberikan kepuasan kerja bagi perawat
    -lebih mencerminkan otonomi
    -Memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima ASKEP
    -Menurunkan dana perawatan
    Kerugiannya yaitu
    -Hanya dapat dilakukan oleh perawat profesinal
    -Masalah komunikasi
    -Perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan

  18. nama : muhammad yusuf
    NPM : 3150050703o
    saya memlih metode Fungsinal karena hanya metode ini yang memiliki struktur organisasi,dan di lakukan oleh perawat yang frefesional, sehingga asuhan keperawatan yang di berikan bisa terpenuhi dengan baik.
    Keuntungannya :
    – perawat yang belum berpengalaman akan mendapatkan pengalan.
    -lebih cepat
    -lebih sedarhana
    kekurangannya:
    -lebih mengarah ke ketrampilan aja
    -kepusan tidak tercapai
    tanks wss

  19. kalau ada hadiah… saya pengen ikutan quis juga bro ! hahahaha…

  20. soraidah yusuf
    31500507001
    1. metode keperawatan primer
    2. alasannya karena model keperawatan primer adalah pengorganisasian pelayanan / askep yang dilakukan oleh satu orang sebagai perawat primer yang bertanggung jawab dalam askep selamaa 24 jam terhadap klien yang menjadi tanggung jawabnya mulai dari masuk sampai pulang dari rumah sakit dibantu oleh D3 sebagai pelaksana perawatan dan apabila perawat primer libur atau cuti tanggung jawab dalam askep diserahkan kepada teman kerja yang satu level (associate nurse)
    3. keuntungan dan kerugian
    – keuntungan : MAKP dapat dilakukan atau di terapkan, memungkinkan askep yang konfrehensif dengan pertanggung jawaban yang jelas, memunngkinkan penerapan proses kepeawatan, memberikan kepuasan kerja bagi perawat, memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima askep, lebih mencerminkan otonomi dan menurunkan dana perawatan
    – kerugian : hanya daat dilakukan oleh perawat propesional, biaya relatif tinggi dibandingkan metode lain karena lebih banyak menggunakan perawat propesional, perawat harus mampu mengimbangi kemajuan tekknologi kesehatan, perawat anggota dapat merasa kehilangan kewenangan dan masalah komunikasi

  21. marzuki. keperawatan b 31500507046;
    1. Metode tim
    2. karena metode tim di tuntut bekerja secara kolektif melalui upaya kooperatif dan kolaboratif, agar dapat memberikan keyakinan dalam setiap perawat sehinnga timbul motivasi dan rasa tanggung jawab lebih sehingga dapat mengembangkan mutu asuhan keperawatan dan membantu proses keperawatan nmenyeluruh.
    3. kelebihannya ; memmungkinkan pelayan keperawatan yang menyeluruh, ada nya komunikasi antar tim sehingga tidak terjadi konplik dan tidak terjadi miss komunikasi antar perawat. dan adapun kekurangannya : pada metode tim biasanya membutuhkan waktu, karena kita tau metode tim in terdiri dari beberapa perawat jadi sulit untuk melakukan breeving (evaluasi) untuk menentukan tindak lanjut atau melakukan evaluasi karena kesibukan masing – masing perawat…

  22. marzuki. keperawatan b 31500507046;
    1. Metode tim
    2. karena metode tim di tuntut bekerja secara kolektif melalui upaya kooperatif dan kolaboratif, agar dapat memberikan keyakinan dalam setiap perawat sehinnga timbul motivasi dan rasa tanggung jawab lebih sehingga dapat mengembangkan mutu asuhan keperawatan dan membantu proses keperawatan nmenyeluruh.
    kelebihannya ; memmungkinkan pelayan keperawatan yang menyeluruh, ada nya komunikasi antar tim sehingga tidak terjadi konplik dan tidak terjadi miss komunikasi antar perawat. dan adapun kekurangannya : pada metode tim biasanya membutuhkan waktu, karena kita tau metode tim in terdiri dari beberapa perawat jadi sulit untuk melakukan breeving (evaluasi) untuk menentukan tindak lanjut atau melakukan evaluasi karena kesibukan masing – masing perawat…

  23. 1. metode tim
    2. model asuhan keperawatan sebagai salah satu sistem yang memungkinkan perawat mengatur pemberian asuhan keperawatan, dengan adanya model keperawatan profesional metode tim dapat mendukung proses keperawatan menyeluruh.
    3.1) Keuntungan :
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.

    b. Mendukung pelaksanakaan proses keperawatan.

    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberi kepuasan kepada anggota tim.

    2) Kerugian :

    Komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk konferensi tim, yang biasanya membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk
    .

  24. Nama: HAMSIAH BASRI
    Nim: 31500507071
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode Tim
    2. Alasannya: Metode tim merupakan pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengethauan dalam bidangnya. Yang dimana terdiri dari 4 perawat S1 termasuk kepala ruangan, 7 perawata D3 keperawatan, 2 orang pegawai administrasi, dan 1 orang petugas kebersihan berpendidikan sederajat SMA dan memiliki kapasitas tempat tidru 20 dengan jumlah pasien yang rata-rata setiap harinya mengisi 90% tempat tidur yang tersedia dan kondisi ruangan yang cukup bersih dan tenang.
    3. Keuntungan:
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kerugian:
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    b. Akuntabilitas pada tim.

  25. Ilham Amiruddin.
    31500507053
    Keperawatan “B”

    1). Metode Primer
    2). Metode Primer itu yang cocok dengan keadaan tersebut dimana kita ketahui.Metode penugasan dimana satu orang perawat bertanggung jawab penuh selama 24 jam terhadap asuhan keperawatan pasien mulai dari masuk sampai keluar rumah sakit. juga dengan pertimbangan jumlah perawat S1(Primer) sejumlah 4orang dan jumlah pasien maksimal 20 orang.jadi maksimal dalam perawatan pada 1 0rang perawat primer yang menbuat asuhan keperawatan menangani 5 orang pasien.dan di bantu oleh perawat D3 dapat menjadi perawat pelaksana pada setiap asuhan keperawata yang telah di buat oleh perawat primer tersebut.
    3). Keuntungan
    – Perawat busa bertanggung jawab penuh
    – Perawat lebih bisa mandiri.
    – pelayanan ke pasien lebih maksimal.
    – pasien dan keluarganya dapat mengenal siapa yang merawatnya.

    Kerugiannya:
    – lebih banyak menggunakan perawat primer(S1)
    – lebih banyak mengeluarkan biaya.
    – lebih banyak komunikasi.
    -lebih

  26. Nama: ISHAWATI NUR IDRIS
    Nim: 31500507085
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode yang paling cocok adalah metode tim.

    2. Menurut saya, metode tim adalah metode yang paling cocok digunakan karena:
    – pada ruangan ini terdapat 4 S1Keperawatan termasuk kepala ruangan dan 7 D3 Keperawatan, sehingga pada ruangan ini dapat dibagi menjadi 3 tim dan yang menjadi ketua tim adalah S1 keperawatan, karena ketua tim merupakan perawat berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya.
    – pada ruangan ini terdapat 20 tempat tidur yang rata-rata setiap harinya terisi sampai 90%. Jika digunakan metode tim, maka pelayanan keperawatan terhadap pasien dapat menyeluruh.
    – ruangan ini belum didukung dengan ruang pertemuan konferensi untuk perawat. Jika menggunakan metode tim, ruangan konferensi tidak terlalu dibutuhkan karena konferensi sulit dilakukan pada metode tim, apalagi pada waktu-waktu sibuk.

    3. Keuntungan dan kerugian metode tim:
    Keuntungan:
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kerugian:
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.\
    b. Akuntabilitas pada tim.

  27. Nama : Fandi Achmad
    N i m : 31500507083
    Jurusan : Keperawatan B

    METODE PRIMER

    1. menurut saya yang bagus metode kasus kerna merupakan pemberian asuhan keperawatan kepada seorang klien secara total dalam satu priode dinas. dan dimana metode ini sangat mendidik perawat untuk bertanggung jawab penuh kepada pasien karna metode ini memberikan asuhan keperawatan secara langsung kepada staf yang ditugaskan. dan juga di metode ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mangatasi masalah menghadapi tantangan lingkungan di mana
    pengambilan keputusan harus dilakukan dengan cepat. dan Keputusan yang
    diambil akan bersifat lebih ilmiah jika dilakukan melalui proses penelitian dalam metode kasus ini.

    2. Kelebihan :
    Kebutuhan terpenuhi.
    Klien merasa puas.
    Masalah Pasien dapat dipahami oleh perawat.
    Pelayanan Tidak terputus-putus.
    Kepuasan kerja keseluruhan mudah tercapai

    3. Kekurangan :
    Kemampuan tenaga perawat pelaksana dan siswa perawat yang terbatas sehingga tidak mampu memberikan asuhan keperawatan secara menyeluruh.
    Membutuhkan banyak perawat.

  28. amiruddin
    31500507060
    keperawatan B
    1. metode primer
    2. karena proses keperawatannya dilaksanakan hanya seorang perawat profesional, Askep yang diberikan dilaksanakan oleh seorang perawat yang melayani kepentingan pasien dari datang sampai pulang dan maksimal 6 orang pasien yang dilayani. Diperlukan tenaga bantuan/perawt pembantu/asisten.
    3. keuntungan : memungkinkan askep yang konfrehensif dengan pertanggung jawaban yang jelas, proses keperawatan penuh, memberikan kepuasan bagi klien.
    kekurangan : jumlah tenaga perawat profesional yang terbatas sehinnga komunikasi anatr perawat tidak terjalin.

  29. Nama : Fandi Achmad
    N i m : 31500507083
    Jurusan : Keperawatan B

    METODE KASUS

    1. menurut saya yang bagus metode kasus kerna merupakan pemberian asuhan keperawatan kepada seorang klien secara total dalam satu priode dinas. dan dimana metode ini sangat mendidik perawat untuk bertanggung jawab penuh kepada pasien karna metode ini memberikan asuhan keperawatan secara langsung kepada staf yang ditugaskan. dan juga di metode ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mangatasi masalah menghadapi tantangan lingkungan di mana
    pengambilan keputusan harus dilakukan dengan cepat. dan Keputusan yang
    diambil akan bersifat lebih ilmiah jika dilakukan melalui proses penelitian dalam metode kasus ini.

    2. Kelebihan :
    Kebutuhan terpenuhi.
    Klien merasa puas.
    Masalah Pasien dapat dipahami oleh perawat.
    Pelayanan Tidak terputus-putus.
    Kepuasan kerja keseluruhan mudah tercapai

    3. Kekurangan :
    Kemampuan tenaga perawat pelaksana dan siswa perawat yang terbatas sehingga tidak mampu memberikan asuhan keperawatan secara menyeluruh.
    Membutuhkan banyak perawat.

  30. Nama: WAHYUNI
    Nim: 31500507049
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode yang paling cocok adalah metode tim

    2. Alasan saya memilih metode tim adalah sesuai dengan defenisi bahwa metode tim disini merupakan suatu pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat yang dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya. Dimana disini yang menjadi kepala ruangan adalah berlatar pendidikan S1 Keperawatan. S1 disini lebih profesional dibanding perawat D3. Dalam kasus ini ada 4 perawat S1 termasuk kepala ruangan, 7 perawat D3 keperawatan, 2 orang pegawai administrasi, dan 1 orang petugas kebersihan yang berlatarbelakang pendidikan SMA. Terdiri dari 20 jumlah pasien yang rata-rata tiap hari mengisi 90% tempat tidur. Dalam metode tim ini setiap anggota kelompok mempunyai kontribusi dalam merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motivasi dan rasa tanggung jawab perawat yang tinggi sehingga mutu asuhan keperawatan bisa meningkat.

    3. Keuntungan dan Kerugian:
    \
    Keuntungan:
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kerugian:
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    b. Akuntabilitas pada tim.

  31. M. Ridwan Alimin
    31500507064
    Keperawatan “B”

    1. Metode Tim dan Primer

    2. Menurut saya metode yang baik digunakan adalah metode gabungan antara Metode Tim dan Metode Primer karena disini Metode Tim adalah bentuk pelayanan pengorganisasian keperawatan oleh sekelompok perawat dimana kelompok ini di pimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya sedangkan Metode Primer dimana metode merupakan pelayanan atau asuhan keperawatan yang dilakukan oleh seorang perawat berijazah S1 yang lebih bertanggung jawab dalam asuhan keperawatan,,jadi apabila digabungkan maka pelayanan keperawatan akan lebih terfokus dan sehingga kebutuhan klien akan terkontrol dengan baik….

    3. a. keuntungan
    – kebutuhan pasien akan lebih terpenuhi
    – pelayanan akan lebih terkontrol
    – pasien akan lebih merasa puas

    b. kerugian
    – tenaga medis akan lebih banyak digunakan
    – sebagian perawat tidak dapat berkembang
    – kurangnya kepuasan kerja

  32. Nama: LISMAWATI IDRIS
    Nim: 31500507076
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode Primer
    2. Karena metode keperawatan primer merupakan suatu pemberian asuhan keperawatan, dimana terdapat hubungan yang dekat dan berkesinambungan antara klien dan seorang perawat tertentu yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pemberian dan koordinasi asuhan keperawatan klien, selama klien dirawat.
    3. Keuntungan dan Kerugian:
    Keuntungan:
    – bersifat kontinuitas dan komprehensif
    – perawat primer mendapatkan akuntabilitas yang tinggi terhadap hasil, dan kemungkinan pengembangan diri
    – keuntungan antara lain terhadap pasien, perawat, dokter dan rumah sakit.
    Kerugian:
    – hanya dapat dilakukan oleh perawat yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang memadai dengan kriteria asertif, self direction, kemampuan mengambil keputusan yang tepat, menguasai keperawatan klinis, akuntabel, serta mampu berkolaborasi dengan disiplin ilmu.

  33. NAMA; IKA CHRISTIANTI
    NIM 31500507070
    KEPERAWATAN B

    1.Metode yang tepat adalah Metode primer
    2. Alasan mengapa metode primer,karena perawat primer dibantu oleh perawat profesional maupun non profesional sebagai perawat asisten ( 4 perawat S1, dan 7 perawat D3) serta mempunyai metode keperawatn primer dengan ciri akuntabilitas , otonomi, otoritas, advokasi, dan ketegasan serta bersifat komprehensif dan dapat dipertanggung jawabkan(merawat pasien selama 24 jam dirumah sakit). perawat primer juga dapat menginformasikan hal hal yang perlu diketahui oleh klien tentang masalahnya sehingga klien dapat membuat keputusan yang tepat bagi dirinya.
    3.Keuntungan yaitu: klien dapat merasa lebih dihargai karena terpenuhinya kebutuhan individu( dalam pembuatan sakep).sedangkan pada perawat primer, sebgagai pengembangan diri melalui implementasi.
    Kerugian yaitu: hanya dapat dilakukan oleh perawat memiliki pengalaman dan pengetahuan yang memadai.

  34. Nama: MASHUDIN
    Nis: 31500507044
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode Tim
    2. Alasannya: metode tim ini merupakan kumpulan atau pengorganisasian sekelompok perawat yang terdiri dari beberapa tenaga profesional dan non-profesional dalam meberikan pelayanan keperawatan. Kelompok ini dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya. Dimana dalam metode ini dapat memberikan kelebihan-kelebihan seperti memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh, mendukung pelaksanaan proses keperawatan, serta memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan kepada anggota tim. Metode tim ini didasarkan pada keyakinan bahwa setiap anggota kelompok mempunyai kontribusi dalam merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motifasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi sehingga diharapkan mutu asuhan keperawatan meningkat.
    3. Keuntungan dan kerugian:
    Keuntungan:
    – Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh
    – Mendukung pelaksanaan proses keperawatan
    – Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kerugian:
    – Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk
    – Akuntabilitas pada tim.

  35. amiruddin
    31500507060
    keperawatan B
    1. metode primer
    2. karena proses keperawatannya dilaksanakan hanya seorang perawat profesional, Askep yang diberikan dilaksanakan oleh seorang perawat yang melayani kepentingan pasien dari datang sampai pulang dan maksimal 6 orang pasien yang dilayani. Diperlukan tenaga bantuan/perawt pembantu/asisten.
    3. keuntungan : memungkinkan askep yang konpetititp dengan pertanggung jawaban yang jelas, proses keperawatan penuh, memberikan kepuasan bagi klien.
    kekurangan : jumlah tenaga perawat profesional yang terbatas sehinnga komunikasi anatr perawat tidak terjalin.

  36. Nama: Muhammad Saad
    Nim: 31500507061
    Kelas: Keperawatan B

    1. Metode Tim
    2. Alasannya karena sebagai pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat dan dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman dan memiliki pengetahuan di bidangnya. Model tim ini didasarkan pada keyakinan bahwa setiap anggota kelompok mempunyai kontribusi dalam merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motifasi dan rasa tanggung jawab perawat yang tinggi dan diharapkan mutu asuhan keperawatan meningkat.
    3. Keuntungan dan kerugian:
    Keuntungan:
    – Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    – Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    – Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kerugian:
    – Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    – Akuntabilitas pada tim.

  37. 1.metode TIM
    2. Metode tim merupakan suatu metode pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan kelompok klien melalui upaya kooperatif dan kolaboratif. kemudian dalam kasus ini terdapat tenaga kesehatan berlatar pendidikan S1 yang dapat menjadi ketua tim dan memimpin anggotanya dalam askep

    1) Keuntungan :

    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.

    b. Mendukung pelaksanakaan proses keperawatan.

    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberi kepuasan kepada anggota tim.

    2) Kerugian :

    Komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk konferensi tim, yang biasanya membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk.

  38. metode tim

    dalam kasus ini saya memilih metode tim sebagai suatu metode yang tepat dalam metode ini dimana pengorganisasian pelayanannya di lakukan oleh sekelompok perawat dimana terdiri dari D3 serta dalam pengelompokkan ini di pimpin oleh perawat yag berijasah da berpengalaman dan memiliki pengetahuan dalam bidangnya masing-masing, kepala dari kelompok ini di pimpin oleh 4 orang dengan gelar S1. sehingga ketua tim disini merupakan perawat profesional yang ditekankan berjiwa kepemimpinan utamanya peran pada kepala ruangan yang merupakan ketua dari tim yag membawahi beberapa perawat lainnya.

    kelebihan :
    dalam metode tim ini adapun kelebihannya yaitu pelayanan keperawatannya bersifat menyeluruh karna setiap kegiataanya mendukung akan pelaksaaan dalam proses keperawatan.

    kelemahan :
    selain kelebihan daripada metode tim ini juga terdapat kelemahan yaitu, dalam hal komunikasi dimana terjadi antara setiap onggota tim dapat terbentk denan bentuk yang komferensi sehingga hal ini membutuhakan waktu-waktu yang sulit dalam penerapannya pada waktu yang sibuk bagi tenaga kesehatan.

  39. 1. Metode Tim

    2. Alasannya di gunakan metode tim karena metode tim melakukan pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat yang memiliki pendidikan yang berbeda tet api memiliki pengetahuan yang cukup baikdalam bidangnya. Sehingga metode ini sangat cocok di terapkan dalam ruangan ini, karena kapasitas perawat berbeda sesuai dengan pendidikannya sehingga ada yang membimbing anggota tim.
    3.- kelebihannya : memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh, ada nya komunikasi antar tim sehingga tidak terjadi konplik antara perawat. dan dapat mengembangkan kemampuan anggota tim.
    -Kerugian: Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.

  40. 1. metode tim
    2. alasan saya metode tim merupakan sekelompok perawat dimana seorang perawat yang peropesional mampu menggunakan tekhnik kepemimpinan dalam memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motivasi dan rasa tanggun jawab seorang perawat.
    metode tim juga memiliki keyakinan bahwa setiap anggota tim menghargai kepemimpinan ketua tim.metode tim ini berperan dalam pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat proposional memimpin sekelompok tenaga keperwatan dalam pemberian asuhan keperawatan sekalompok klien melalui upaya kooperatip dan kalaboratip.
    3.kelebihan dan kelemahan
    kelebihan:
    -memungkinkan pelayanan keperawatan yang
    memyeluruh
    -mendukung pelaksanaan proses keperawatan
    -memungkinkan komunikasi antar tim sehingga komplik mudah diatasi dan memberikan kepuasan kedada anggota tim
    kelemahan:
    -komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk komferensi tim,yang baisanya memebutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk.

  41. 1. METODE TIM
    2. Alasan saya mengambil metode ini karena berdasarkan kriteria metde yang di jabarkan semuanya tercakup dalam metode tim di mana sebagian besar perawat termasuk kepala ruangan berlatarbelakang pendidikan S1 keperawatan. pendidkan keperawatan yang tinggi membuat kepala ruangan mampu melakukan tehnik keperawatan yang baik, sehingga di hargai oleh anggota tim. dari tingkat pendidikan yang sama tidak menutup kemungkinan pengalaman serta pengetahuan sebagian perawat dan kepala ruangan juga sama sehingga proses pendokumentasian askep tidak hanya di lakukan oleh kepala ruangan tetapi juga oleh anggota tim. dengan demikian mereka mampu mengkumunikasikan masalah yang terjadi, klien memperoleh peraawatan yang profesional sehingga tingkat kepuasan klien akan mutu pelayanan dapat tercapai.
    3.Kelebihan :
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.

    Kelemahan :
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    b. Akuntabilitas pada tim.

  42. nama : kiki reski amalia
    nim : 31500507052
    kelas : kep. B

    1. metode tim

    2 Alasan :
    karena metode tim ini merupakan salah satu organisasi yang dimana dipimpin oleh seorang perawat yang bergelar S1 dan membawahi atau beranggotakan perawat yang bergelar D3. dalam metode ini dimana menggunakan tehnik kepemimpinan yang berpengalaman serta memiliki tingkat pengetahuan dalam hal pelayanan keperawatan .dalam metode tim ini dengan adanya tehnik kepemimpinan sehingga menciptakan tenaga medis yang terarah dam mempunyai motivasi yang tinggi serta rasa tnggung jawab yang besar.

    kelebihan :
    karena dalam metode tim ini proses pelayanan keperawatannya menyeluruh.

    kekurangan : dalam metode tim ini dimana komunikasinya antara perawat satu dan yang lainnya kurang efektif disebabkan oleh karena kesibukan dan tugas masing-masing perawat.

  43. HERNI BASRI
    Keperawatan B
    31500507089

    1. Metode yang cocok di gunakan adalah metide tim.

    2. Alasan saya mengambil Metode Tim karena, Metode ini menggunakan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda-beda dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap sekelompok pasien. Perawat ruangan dibagi menjadi 2-3 tim / grup yang terdiri dari tenaga profesional, tehnikal dan pembantu dalam satu grup kecil yang saling membantu. Berdasarkan latar pendidikan S1 termasuk kepala ruangan, 7 perawat berpendidikan D3 keperawatan, dan 2 orang pegawai administrasi dan 1 oang petugas kebersihan berpendidikan sederajat SMA. Ruangan perawatan tersebut memiliki kapasitas tempat tidur 20 dengan jumlah pasien yang rata-rata setiap harinya mengisi 90% tempat tidur yang tersedia. Sehingga yang cocok di gunakan pada ruangan tersebut adalah Metode Tim untuk meningkatkan rasa tanggung jawab perawat dan mutu asuhan keperawatan dapat meningkat dengan baik.

    3. Kekurangan dan Kelebihan yaitu :
    – Kelebihan :
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kelemahan :
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    b. Akuntabilitas pada tim.

  44. nama : isdawanti
    nim : 31500507077
    kelas : kep. B

    metode tim

    alasannya :
    alasan saya memilih metode tim karena metode ini merupakan suatu metode pemberian asuhan keperawatan dimana sesorang perawat yang profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam pemberian asuhan keperawatan sehingga peleyanan keperawatan bersifat menyeluruh karena dalam metode ini menggunakan tehnik kepemimpinan sehingga para tenaga yang ada terjadi bersikenambungan serta timbulnya motivasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi sehingga butuh asuhan keperawatan yang meningkat dan maksimal.

    kelebihan :
    mendukung pelaksaan dalam proses keperawatan serta terjalin komunikasi antar tim sehingga setiap komflik mdh di atasi.

    kekurangan :
    komunikasi terjalin dalam anggota tim terbentuk dalam komperensi tim yang membutuhkan waktu yang cukup sulit dalam kegiatan yang padat.

  45. 1. metode primer
    2. Pada metode keperawatan primer terdapat kontinutas keperawatan dan bersifat komprehensif serta dapat dipertanggung jawabkan Perawat primer bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi dan koordinasi dalam merencanakan asuhan keperawatan dan juga akan membuat rencana pulang klien jika diperlukan. Jika perawat primer sedang tidak bertugas , kelanjutan asuhan akan didelegasikan kepada perawat lain (associate nurse). metde ini juga memungkinkan perawat menumbuhkan hubungan saling percaya dan baik antra perawat dan klien. dengan demikian perawat dapat mempengaruhi klien dalam merencanakan dan melaksanakan askep.
    3.a. keuntungan :
    1. bersifat kontinuitas dan komprehensif
    2. perwat primer mendapatkan akuntabilitas yang tinggi terhadap hasil dan keeeeemungkinan pengembangan diri
    b. kerugian:
    hanya dapat di lakukan oleh perawat yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang memadai dan mengambil keputusan yang tepat, menguasai keperawatan klinis serta mampu berkolaborasi dengan disiplin ilmu.

  46. HERNI BASRI
    Keperawatan B
    31500507089

    1. Metode yang cocok di gunakan adalah Metode Tim

    2. Alasan saya Memilih Metode inti karena Metode ini menggunakan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda-beda dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap sekelompok pasien. Perawat ruangan dibagi menjadi 2-3 tim / grup yang terdiri dari tenaga profesional, tehnikal dan pembantu dalam satu grup kecil yang saling membantu. Dilihat dari latar pendidikan S1 termasuk kepala ruangan, 7 perawat berpendidikan D3 keperawatan, dan 2 orang pegawai administrasi dan 1 oang petugas kebersihan berpendidikan sederajat SMA. Ruangan perawatan tersebut memiliki kapasitas tempat tidur 20 dengan jumlah pasien yang rata-rata setiap harinya mengisi 90% tempat tidur yang tersedia. sehingga metode Tim cocok di gunakan dalam kasus ini dan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab perawat,sehingga mutu asuhan keperawatan dapat meningkat dengan baik.

    3. Kelebihan dan Kelemahan
    Kelebihan :
    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    Kelemahan :
    a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk. b. Akuntabilitas pada tim.

  47. 1. metode tim
    2.Metode tim merupakan suatu metode pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan kelompok klien melalui upaya kooperatif dan kolaboratif
    Metode ini menggunakan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda- beda dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap sekelompok pasien. Perawat ruangan dibagi menjadi 2 – 3 tim/ group yang terdiri dari tenaga professional, tehnikal dan pembantu dalam satu grup kecil yang saling membantu.
    3. 1) Kelebihan :

    a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.

    b. Mendukung pelaksanakaan proses keperawatan.

    c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberi kepuasan kepada anggota tim.

    2) Kelemahan :

    Komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk konferensi tim, yang biasanya membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk.

  48. Nama :Ruslan
    Nim :31500507063
    kelas :keperawatan b

    1.metode kasus
    2.alasan saya memilih metode kasus.
    metode kasus merupakan metode pemberian asuhan keperawatan yang paling banyak digunakan sampai perang dunia kedua.pada metode ini satu perawat akan memberikan asuhan keperawatan kepada seorang klien secara total dalam satu priode dines.jumlah klien dirawat oleh satu perawat bergangtung pada kemampuan perawat.
    3.a kelebihan iyalah kebutuhan terpenuhi,pasien merasa
    puas,masalah pasien dapat dipahami oleh perawat
    b kelemahan iyalah membutuhkan banyak tenaga,kemampuan tenaga perawat dan pelaksana dan siswa perawat yang terbatas sehingga tidak mampu memberikan asuhan secara menyeluruh.

  49. Mardiana
    Keperawatan B
    31500507075

    1. Metode Primer
    2. Alasan saya memilih metode primer karena metide primer merupakan metode yang menerapkan model praktek keperawatan propesional dan merupakan metode pemberian asuhan keperawatan di mana terdapat hubungan yang dekat dan berkesinambugnan antara lain klien dan seorang perawat tertentu yang bertanggu jawab dalam perencanaan pemberian dan koordinasi asuhan keperawatan klien selama di rawat.

    3 Kelebihan dan Kelemahan:
    kelebihan : bersifat kontinuitas dan komperhensi, perawat primer mendapatkan akuntabilitas yang tinggi terhadap hasil dan kemungkinan pengembangan diri, model keperawatan propesional dapat dilakukan atau diterapakan. Sedangkan
    Kerugian : hanya dapat dilakukan profesional, perawat harus mampu mengimbangi kerugian teknologi kesehatan/kedokteran dan masalah komunikasi.

  50. nama : darliana fitri
    nim :31500507067
    kelas :kep.B

    metode primer

    alasannya
    karena metode primer merupakan suatu metode pemberian askep yang bertanggung jawab untuk mengadakan okomunikasi dan koordinasi dalam merencanakan askep dan mebuat rencana-rencana pulang klien jika diperlukan dan bertanggung jawab terhadap kepala ruangan, dokter, staf keperawatan. namn juga mempunyai hak untuk melakukan rujukan kepada lembaga sosial dimasyarakat, serta perawat primer bertngung jawab terhadap 4-5 klien selam 24 jam dirumah sakit.

    kelebihan :
    a. klien kan lebih merasa diharga karea kebutuhannya terpenuhi .
    b. erawat primer bertanggung jawab dalam observasi setiap klien.
    c. perawat primer bertanggung jawab selam 24 jam selama dirawat dirumah sakit. da rencana pulang diberikan lebih awal.

    kekurangan :
    hanya perawat yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang ememadai dapat melakukan tugas seorang perawat primer dan hanya perawat yang mengusai keperawatan primis dan mampu bekerja sama dalam melakukan tindakan .

  51. 1.METODE/MANAJEMEN KASUS:
    SEBAB:
    Setiap perwat ditugaskan untuk melayani seluruh kebutuhan pasien saat dia dinas,pasien akan dorawat oleh perawat yang berbeda untuk setiap shift dan tidak ada jaminan bahwa pasien akan dirawat oleh orang yang sama pada hari berikutnya. metode ini memeng pantas untuk di terapkan pada rumah sakit yang yang masih kekurangan perawat apalagi berstatus RS swasta.dan hal ini umumnya dilaksanakan untuk perawat privat atau untuk keperawatan khusus seperti: isolasi, intensive care
    2. kelebihan:
    perawat lebih memahami kasus perkasus
    sistem evaluasi dan manejerial menjai lebih mudah
    3. kekurangan:
    belum dapatnya diindentifikasi perawat penanggung jawab
    perlu tenaga yang cukup banyak dan mempunyai dasar yang sama.

    THANKS……………………………!!!!! SALAM SUKSES…………….

  52. nama : eva astriana
    nim : 31500507082
    kelas : kep. B

    metode tim

    alasannya
    menurut saya metode yang plg tepat digunakan dalam runagan tersebut adalah metode tim karena dalam hal metode tim didasarkan pada keyakinan bawha setiap angota kelompok mempunyai kontribusi dalam merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motivasi da rasa tanggung jawab perawa yang tinngi sehingga diharapkan mutu askep meningkat.

    keuntungan :
    memungkinkan pelayanan keperawaan menyeluruh, mendukung proses pelaksaan keperawaan memungkinkan komunikasi anatr tim sehingga konflik mudah diatasi dan meberikan epuasaan kepada anggota tim lainna.

    kerugian :
    biasanya metode tim in membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk

  53. MARNI
    NIM 31500507027
    1. Metode Fungsional
    2. Alasan saya memilih metode fungsional karena metode fungsional ini dalam pelaksanaannya memberikan asuhan keperawatan berdasarkan pada tugas yang jelas dan keterampilan yang dimiliki oleh perawat, misalnya pemberian injeksi diberikan kepada perawat yang sesuai dengan keterampilannya begitu pula dengan ganti perban diberikan kepada perawat yang sesuai dengan keterampilannya, dan begitupun seterusnya sehingga sering kali perawat kurang dapat optimal dalam pemberian asuhan keperawatan.Dan pada metode fungsional ini terdiri atas beberapa srtruktur yang sesuai dengan pernyataan dimana struktur itu adalah kepala ruangan, perawat staf, perawat pelaksana, pembantu perawat, tenaga administrasi ruangan dan pasien.
    3. Kelebihan dan kekurangan metode fungsional :
    a) kelebihan metode fungsional, yaitu :
    perawat senior lebih bertugas sebagai manajerial.
    b). kekurangan metode fungsional, yaitu :
    kurang profesional karena hanya ada satu perawat yang mempunyai keterampilan tertentu.

  54. 1.METODE TIM
    2.karena dari pemaparan kasus tersebut terdapat perawat SI, D3 dan bagian administrasi jadi memungkinkan untuk digunakan metode tim yang dimana bisa dibagi kedalam tiga tim yang masing -masing tim dipimpin oleh perawat lulusan SI.jadi adalah sedikit penghormatan kepada perawat SI.dan metode tim ini memang begitu sesuai karena didalam tim dapat mempermantap tiap tindakan yang akan diambil karena tiap orang tentunya tidak memiliki kemampuan yang sama dalam mengaktualisasikan teori yang dimiliki. dan agar tida kejenuhan dalam tim pada tindakan tertentu maka tim tersebut akan digilir sesuai dengan kesepakatan anggota tim.
    3.kelebihan :meningkatkan pelayanan yang menyeluruh kepaa klien,memungkinkan tiap perawat mahir dalam berbagai tindakan pelayanan, aa koordinasi dan komunikasi tiap tim hingga memungkinkan penyelesaian komplik lebih mudah.
    kelemahan : komunikasi antara tiap tim harus selalu ada sedangkan masing -masing perawat punya kesibukan masing -masing,tercipta ruang ruang yang memudahkan terjadinya komplik antara perawat karena adanya tim – tim ini.

    gooooo biges,jiwa dan ragaku hanya untukmu…………..!!!!

  55. NURHAYANI
    NIM 31500507006
    1. Metode primer
    2. Menurut saya, alasan memilih metode primer karena metode primer yaitu suatu pengorganisasian pada asuhan keperawatan yang dilakukan oleh satu orang yang berprofesional, minimal yang bergelar S1 Keperawatan yang bertanggung jawab atas mulai pasien masuk sampai keluar RS selama 24 jam.Dan apabila perawat profesional tidak masuk RS bisa digantikan keterampilannya dalam pemberian asuhan keperawatan dengan teman perawat satu yang selevel.
    3. a).Keuntungan metode primer yaitu :
    memberikan kepuasan kepada perawat klien dan keluarga dalam pemberian asuhan keperawatan yang diberikan serta dapat menurunkan dana kepetawatan.
    b). Kerugian metode primer yaitu :
    dapat menimbulkan masalah komunikasi dalam pelaksanaanya dan hanya dilakukan oleh perawat profesional sehingga perawat atau anggota lain dapat merasa kekurangan wewenang.

  56. Nama : Nurhayati
    NPM : 31500507007

    1. Metode fungsional

    2. Menurut saya metode yang paling tepat adalah metode fungsional karena metode ini merupakan pelayanan keperawatan yang mempunyai pengorganisasian atau pembagian tugas yang sesuai, dan dalam metode ini perawat mempunyai banyak waktu kontak langsung dengan pasien serta dilihat dari strukturnya memiliki pembagian tanggung jawab yang jelas terdiri atas:
    – Kepala ruangan
    – Perawat staf
    – perawat pelaksana
    – pembantu pasien
    – Tenaga administarsi ruangan

    3. Kelebihan metode fungsinal diantaranya:
    a. Meberikan pelayanan yang sederhana dan efisien
    b. Perawat mempunyai tugas yang jelas dalam keterampilan tertentu
    c. Terdapat pengawasan yang baik
    adapun kekurangan dari metode ini adalah:
    a. Tidak dapat melaksanakan/menerapkan proses keperawatan akibat dari pelayanan yang terputus-putus
    b. Cenderung kepada tindakan yang berkaitan dengan keterampilan
    c. Kurang dalam memberikan kepuasan kepada pasien

  57. nama: suryadi
    nim: 31500507051
    kls: keperawatan B

    1.Metode Tim-Primer
    2.Alasan: karena keperawatan primer merupakan metode praktek keperawatan profesional,pada keadaan ini terdapat kepala ruangan (S1 kep), 3 perawat (S1) atau Primer dan 7 perawat (D3) atau associatie,sangat mendukung Dimana jumlah pasien rata-rata 18 orang sehinggah dapat dibagi jadi 3 tim dimana setiap tim terdiri dari perawat S1 dan 2 atau 3 perawat D3,dan rata-rata pasien dengan kesadaran menurun akibat anastes,namun beberapa hari pasien dapat sembuh kembali/keluhan membaik.dan rumah sakit ini merupakan rumah sakit swasta dan perlengkapan alat disposible serta,ruangan selalu dalam keadan bersih,karena terdapat 1 tenaga pembersih,adapun 2 pegawai administrasi dapat bergantian tiap 12 jam.
    3. Keuntungan
    a.bersifat kontuinitas dan komprehensif
    b.perawat primer mendapatkan akuntabilitas yang tinggi terhadap hasil,dan kemungkinan pengembangan diri.
    c.Keuntungan antara lain terhadap pasien , perawat, dokter,dan rumah sakit (tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga,)
    d.melalui kombinasi 2 model ini tersebut kounitas askep dan akuntabilitas askep terdapat pada primer. Disamping itu,karena saat ini perawat yang ada di rumah sakit adalah lulusan D3 keperawatan ,maka akan mendapat bimbingan dari perawat primer,tentang askep.
    Kerugian
    a. membutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk rawat inap
    b. Membutuhkan tenaga S1 keperawatan yang banyak.sekian

  58. Nama : Rustika
    NPM : 31500507002

    1. Metode Kasus
    2. Saya memilih metode ini karna dimana seorang perawat bertanggung jawab untuk memberikan perawatan sejumlah pasien dalam waktu 8-12 jam setiap shift dan pasien akan dirawat oleh perawat yang berbeda pada pergantian shift (jaga).
    3.Keuntungan dan Kerugian
    a) keuntungan
    – metode ini banyak dipakai pada keadaan kurang tenaga perawat.
    – untuk memenuhi kekurangan perawat.
    b) kerugian
    – kemampuan tenaga perawat yang terbatas sehingga tidak mampu memberikan asuhan secara menyeluruh.
    -beban kerja tinggi terutama jika jumlah klien banyak sehingga tugas rutin yang sederhana terlewatkan dan perlu tenaga yang cukup banyak untuk menyelesaikan tugas tersebut.

  59. NAMA : MARDAWATI
    NPM : 31500507018
    1. Metode kasus
    2. Alasan saya memilih metode ini metode ini dikatakan sebagai suatu pengorganisasian pelayanan atau asuhan keperawatan untuk satu atau beberapa klien oleh satu orang perawat pada saat bertugas atau jaga selama periode waktu tertentu sampai klien pulang. Dalam metode ini staf perawat ditugaskan oleh kepala ruangan untuk memberi asuhan langsung kepada pasien yang ditugaskan.
    3. Keuntungan dan kerugian.
    – Keuntungan
    a. kebutuhan pasien terpenuhi di dalam ruangan tersebut selama masih dalam rumah sakit
    b. perawat merasa puas secara keseluruhan karena dapat tercapai
    c. pasien merasa puas terhadap perawat karena perawat memahami masalah pasien
    -Kerugian
    a. dalam metode ini membutuhkan banyak tenaga sehingga tugas-tugas sederhana bayak yang terabaikan
    b. belum dapat diidentifikasi perawat penanggung jawab
    c. perawatan klien hanya sebagian, selama perawat penanggung jawab klien bertugas.

  60. Hamzah
    31500507056
    Kep. B
    1. metode kasus
    2. kenapa saya pilih metode kasus karena Pembelajaran dengan metode kasus memang digunakan untuk mentransfer wisdom,kemudian pengambilan keputusan harus dilakukan dengan cepat dan tepat. dan Keputusan yang
    diambil akan bersifat lebih ilmiah jika dilakukan melalui proses penelitian dalam metode kasus ini.
    3.kelebihan :
    – Perawat lebih memahami apa yang dialami klien
    – kebutuhan pasien lebih mudah terpenuhi
    – klien merasa puas,dan klien dapat dipahami oleh perawat.
    – Kepuasan tugas secara keseluruhan dapat dicapai
    4.kekurangan
    – Kemampuan tenaga perawat terbatas,sehingga tidak mampu memberikan asuhan secara menyeluruh.
    -Beban kerja tingi terutama jika jumlah klien banyak.

  61. 1. Metode : metode TIM
    2. Alasannya Karena dilihat dari latar belakang pendidikan perawatnya ada yang memiliki pendidikan S1 dan D3 sebagai mana diketahui metode tim adalah pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat dan sekelompok klien. Kelompok ini dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya (registered nurse). Serta Pembagian tugas di dalam kelompok dilakukan oleh pimpinan kelompok/ketua grup. Selain itu ketua grup bertanggung jawab dalam mengarahkan anggota grup/tim. Sebelum tugas dan menerima laporan kemajuan pelayanan keperawatan klien serta membantu anggota tim dalam menyelesaikan tugas apabila menjalani kesulitan Selanjutnya ketua grup yang melaporkan pada kepala ruangan tentang kemajuan pelayanan/asuhan keperawatan terhadap klien.
    3. Adapun keuntungan dan kerugian dalam metode tim adalah
    – Keuntungan
    1. Memfasilitasi pelayanan keperawatan yang komprehensif dan holistik.
    2. Memungkinkan pencapaian proses keperawatan
    3. Konflik atau perbedaan pendapat antar staf daapt ditekan melalui rapat tim, cara
    ini efektif untuk belajar.
    4. Memberi kepuasan anggota tim dalam hubungan interpersonal
    5. Memungkinkan menyatukan kemampuan anggota tim yang berbeda-beda dengan aman dan efektif.
    6. Memberikan kepuasan pada pasien & perawat
    7. Produktif karena kerjasama, komunikasi dan moral
    – Kerugian
    1. Rapat tim memerlukan waktu sehingga pada situasi sibuk rapat tim ditiadakan atau terburu-buru sehingga dapat mengakibatkan komunikasi dan koordinasi antar anggota tim terganggu sehingga kelancaran tugas terhambat.
    2. Perawat yang belum terampil dan belum berpengalaman selalu tergantung atau berlindung kepada anggota tim yang mampu atau ketua tim.
    3. Akontabilitas dalam tim kabur.
    4. Tidak efektif bila pengaturan tidak baik
    5. Membutuhkan banyak kerjasama dan komunikasi
    6. Membingungkan bila komposisi tim sering dirubah

  62. salam kenal Ners..
    saya anak polewali mandar..

    thanks b4,,Artikel2 yang anda postingkan sangat membantu teman2 sejawat untuk menambah ilmu dan membuka wawasan keberilmuan diri tuk mempersiapkan diri menjadi NERS,sebuah nama profesi yang elegan dan telah banyak membantu percepatan dan peningkatan derajat kesehatan di negara kita…

  63. 1. Metode TIM
    2. Karena metode Ini merupakan proses yang cukup kuat karena dilaksanakan tidak hanya satu individu saja, jadi dalam metode menggunakan tehnik kepemimpinan yang musti berpengalaman serta mempunyai tingkat pengetahuan tinggi dalam merealisasikan pelayanan keperawatan yang optimal dan pada pertanggungjawaban kerja adalah milik TIM (team).
    3. A. Kelebihan
    1) Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.
    2) Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.
    3) Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan pada anggota tim.
    B. Kelemahan
    1)Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.
    2) Akuntabilitas pada tim.

  64. Adry muhsal
    31500507010
    Keperawatan A
    1. metode tim
    2. alasannya karena metode tim dilakukan secara kolaboratif yang di pimpin oleh perawat fropesional sehingga timbul tanggung jawab lebih dan pengorganisasian bentuk keperawatan profesional oleh sekelompok perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan sehingga pemberiannya menyeluruh dan terorganisir.
    3. kelebihan : pelayan keperawatan yang terorganisr, ada nya komunikasi antar tim sehingga tidak terjadi konplik dan tidak terjadi miss komunikasi antar perawat. dan adapun kekurangannya : pada metode tim biasanya membutuhkan waktu, karena kita tau metode tim in terdiri dari beberapa perawat jadi sulit untuk melakukan breeving (evaluasi) untuk menentukan tindak selnjutnya.

  65. metode primer alasanya: karena metode primer merupakan suatu metode pemberian askep yang bertanggung jawab untuk mengadakan okomunikasi dan koordinasi dalam merencanakan askep dan mebuat rencana-rencana pulang klien jika diperlukan dan bertanggung jawab terhadap kepala ruangan, dokter, staf keperawatan. namn juga mempunyai hak untuk melakukan rujukan kepada lembaga sosial dimasyarakat, serta perawat primer bertngung jawab terhadap 4-5 klien selam 24 jam dirumah sakit.
    keuntungan: 1.bersifat kontuinitas dan komprehensif
    b.perawat primer mendapatkan akuntabilitas yang tinggi terhadap hasil,dan kemungkinan pengembangan diri.
    c.Keuntungan antara lain terhadap pasien , perawat, dokter,dan rumah sakit (tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga,)
    d.melalui kombinasi 2 model ini tersebut kounitas askep dan akuntabilitas askep terdapat pada primer. Disamping itu,karena saat ini perawat yang ada di rumah sakit adalah lulusan D3 keperawatan ,maka akan mendapat bimbingan dari perawat primer,tentang askep.
    Kerugian
    a. membutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk rawat inap
    b. Membutuhkan tenaga S1 keperawatan yang banyak.sekian

    wsassalam……………

  66. 1.METODE FUNGSIONAL
    2.Alasan saya memilih metode tersebut karna dalam pemenuhan kebutuhan dasar pasien diruangan tersebut,kita perlu struktur metode fungsional.sebab struktur metode fungsional mempunyai tanggung jawab masing-masing ketenagaan dan berkolaburasi dengan tenaga-tenaga kesehatan yang lain,agar suatu masalah dapat teratasai.
    a.Kepala ruagan
    -tugasnya:merencanakan pekerjaan,menentukan kebutuhan perawatan pasien,membuat penugasan,melakukan supervisi,menerima istruksi dokter.
    b.Perawat staf
    -tugasnya:-melakukan askep langsung pada pasien.
    -membantu supervisi askep yang diberikan oleh
    pembantu tenaga keperawatan.
    c.Perawat pelaksana
    -tugasnya:melaksanakan askep langsung pada pasien dengan lengkap dan sederhana,pasien dalam masa pemulihan kesehatan dan pasien dengan penyakit kronik dan membantu tindakan sederhana(ADL).
    d.Pembantu perawat
    -tugasnya:membantu pasien dengan melaksanakan perawatan mandiri untuk mandi,membenahi tempat tidur,dan membagikan alat tenun bersih.
    e.Tenaga administrasi ruangan
    -tugasnya:menjawab telfon,menyampaikan pesan,memberi informasi,mengerjakan pekerjaan administrasi ruangan,mencatat pasien yang masuk dan pulang,membuat permintaan Leb untuk obat-obatan/persediaan yang diperlukan atas instruksi kepala ruangan.
    3.~Keuntungannya:
    a.manajemen klasik yang menekankan efisiensi,pembagian tugas yang jelas dan pengawasan yang baik .
    b.sangat baik untuk rumah sakit yang kekurangan tenaga.
    c.perawat senior menyibukkan diri dengan tugas manajerial,sedangkan pasien diserahkan kepada perawat yunior atau belum berpengalaman.
    d.sederhana
    e.efisien
    ~kerugiannya:
    a.tidak memberikan kepuasan pada pasien maupun perawat.
    b.pelayanan pasien secara individu sering terabaikan.
    c.persepsi perawat cenderung kapada tindakan yang berkaitan dengan ketermpilan saja.
    d.pelayanan kaperawatan terpisah-pisa tidak dapat menerapkan proses keperawatan.
    e.pasien mendapat banyak perawat

  67. Metode tim
    Alasannya : Bagi saya metode tim yang cocok karna metode tim ini menggunakan kolaboratif perawat
    dan di pimpin oleh perawat profesional sehingga timbul tanggung jawab lebih baik dan pengorganisasian bentuk keperawatan profesional oleh sekelompok perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan sehingga pemberiannya menyeluruh dan terorganisir.
    3. kelebihan : pelayan keperawatan yang terorganisr, ada nya komunikasi antar tim sehingga tidak terjadi konplik dan tidak terjadi miss komunikasi antar perawat. dan adapun kekurangannya : pada metode tim biasanya membutuhkan waktu, karena kita tau metode tim in terdiri dari beberapa perawat jadi sulit untuk melakukan breeving (evaluasi) untuk menentukan tindak selnjutnya.

Komentar ditutup.